Sukabumi – Seorang wanita alami luka bocor pada bagian kepalanya usai terjatuh membentur trotoar jalan raya saat mempertahankan tasnya dari pejambret. Kedua jambret yang kabur setelah sepeda motornya mogok, akhirnya tertangkap dan dihakimi massa.

Kejadian tersebut terjadi seberang gerbang sekolah Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Kota Sukabumi, Jalan Jalan RH Didi Sukardi, Kelurahan Gedongpanjang, Kecamatan Citamiang, Kota Sukabumi, Sabtu (24/2/2024) sekira pukul 13.30 WIB.

”SPACEIKLAN”

Terduga pelaku berinisial RM (27) yang berperan sebagai joki sepeda motor, mengaku melakukan penjambretan itu karena terpaksa karena kebutuhan biaya untuk menikah. Sedangkan JS (20) yang mengeksekusi dan membawa cerulit, mengaku diajak RM untuk melakukan kejahatan tersebut.

Korban Hesti Sriwahyuni (35) warga Kecamatan Baros, mengalami luka bocor pada bagian kepalanya akibat terjatuh dan terbentur trotoar. Atas kejadian tersebut, korban harus dilarikan ke RSUD R Syamsudin SH Kota Sukabumi, untuk mendapatkan pertolongan medis.

“Saya tuh kan pulang reuni, saya mau ke rumah, nyebrang dari gerbang MAN 1 Kota Sukabumi, karena angkot (angkutan kota) ga ada, saya pesen ojek online (ojol). Di aplikasi driver 1 menit lagi mau nyampe, saya berdiri dia (pelaku) narik tas, saya berasa mimpi kaget,” ujar Hesti kepada awak media.

Saat itu, lanjut Hesti, terjadi terik-tarikan tas antara dia dan pelaku. Karena tidak kuat menahan, tas terlepas dari tangannya dan ia terjatuh dengan kepala membentur ke trotoar jalan raya. Hesti yang belum sadar ada luka di kepala, melihat kedua pelaku ikut terjatuh dan sepeda motornya tidak mau menyala.

“Dia (pelaku) lari ke arah MAN, lalu dikejar warga dan bilang, hati-hati dia bawa alat, ternyata dia bawa celurit. Nah dia lari ke arah reuni, rame dan ketangkap. Saya minta tolong teman, lalu dibawa ke Bunut (RSUD R Syamsudin SH Kota Sukabumi, dari situ saya tidak tau mereka kena atau apa,” ujar Hesti.