Jakarta – Nasib Supercar Nissan R35 GT-R akan berakhir tragis setelah 17 tahun diproduksi, pasalnya dari laporan Creative Trend dan Car Expert, Nissan akan mengakhiri produksi mobil tersebut dalam waktu dekat ini.

“Kami memutuskan untuk menghentikan produksi karena akan banyak suku cadang yang tidak dapat diproduksi di masa mendatang,” kata sumber dari Nissan.

Creative Trend mengungkapkan, MY25 terbaru hanya akan diproduksi sebanyak 1.500 unit, termasuk 1.200 unit standar dan 300 varian Nismo.

”SPACEIKLAN”

Seri Supercar Nissan R35 GT-R mulai diproduksi pada November 2007 dan telah diperbarui beberapa kali sejak saat itu.

Meskipun sekitar 1.000 unit model tersebut terjual di Australia, model tersebut dihentikan pada tahun 2021 karena gagal memenuhi peraturan keselamatan kecelakaan yang lebih ketat.

Hingga saat ini, hanya ada sedikit informasi mengenai laporan mengenai penerus Supercar Nissan R35 GT-R, dan beberapa pihak memperkirakan akan digantikan oleh model yang sepenuhnya bertenaga listrik Nissan Hyper Force.

Nissan Hyper Force Concept yang tampil sebagai model kelima dari rangkaian konsep di Tokyo Motor Show terbaru ini dirancang untuk para penggemar balap.

Konsep ini disebut-sebut menawarkan “kenikmatan berkendara sesungguhnya” dengan performa tinggi, menghasilkan tenaga 1.000kW dan nyaman untuk penggunaan sehari-hari.

Meski laporan mengenai penerus Supercar Nissan R35 GT-R masih belum jelas, versi konsep Nissan Hyper Force menjanjikan pengalaman berkendara era baru yang memenuhi kebutuhan pengguna saat ini dan masa depan.